Thursday, April 19, 2012

NEW TOYOTA CAMRY 3.5 Q Semakin Mewah



Untuk keempat kalinya Toyota Camry di Indonesia mengalami perubahan bentuk, mulai dari model change sebanyak 2 kali ini facelift buat yang juga kedua kalinya. Sejak kehadiran perdana tahun 2002, semua ubahan Camry mengarah kedesain serta kelengkapan fitur yang makin lengkap plus mewah.
Ubahan ke-4 menjadikan Camry tidak terlihat tua jika dibandingkan sesama luxury medium sedan. Sebut saja Honda Accord sudah hadir dengan rupa baru tahun silam, bersama Mazda 6. Keduanya makin berotot dan sporty.Nah Camry kini tampil lebih mewah dan modern punya detail maskulin. Makin dekat saja dengan karakter sedan Jepang.
Versi sebelumnya memiliki bonnet bermodel V-shape, serupa versi yang diluncurkan di Jepang. Hanya beda dilampu depan, versi Indonesia dan Asia tenggara lebih besar. Sekarang sudah dengan perubahan jadi berpola X-shape, juga banyak dianut oleh sedan-sedan kelas keluaran Eropa.
Desain ini membuat lampu depan terlihat lebih menonjol meski desain lampunya tak banyak berubah. Konsekuensinya, gril, bumper depan serta rumah fog lamp juga jadi lebih kuat karakternya. Penuh sudut-sudut yang tajam.
Kalau ada kelengkapan optional seperti duck tail dan side skirt membuat Camry ini lebih sporty. Ini senada lampu belakang yang tak lagi dominan detail reflektor lingkaran, sebab saat ini dominasi lampu LED. Lampu sein juga nampak unik, desainnya segaris dibawah lampu rem.


Sisi interior memang tak banyak berubah dari sisi desain. Fitur kelengkapan yang makin banyak. Yang baru, ada lampu iluminasi pada plafon memanjang dari pilar A ke pilar C. Console Box kini bisa digeser agar lebih ergonomis.Lalu pada kaca depan posisi pengemudi bisa terihat kecepatan yang dipancarkan modul kecil. Semau jok masih serupa versi terdahulu. Namun buat yang duduk dibelakang, bisa makin rileks saat penat. Karena pada punggung ada pemijat spesial, seperti yang terdapat di Lexus dan Crown. Sebuah remote dapat mengatur kekerasan serta arah pijatan kepunggung.

Sedikit beda dari Camry versi Taiwan maupun Jepang dimana semua jok ada kelengkapan pemijat. Soal mengapa versi Indonesia jadi beda, pihak PT Toyota-Astra Motor (TAM) meyebut bahwa umumnya sebuah Camry dilengkapi oleh mereka yang lebih banyak menduduki jok belakang. Selain itu potensi bangkitkan mengantuk saat pemijat bekerja dikhawatirkan meganggu konsentrasi pengemudi.
Sedan Toyota Camry mempunyai berat 1.610 kilogram ini masih menggendong mesin seri 2 GR-FE berkapasitas 3.500cc. Mesin dengan teknologi dual VVT-I ini masih jadi andalan, tenaga puncaknya 277dk pada 6200 rpm dengan torsi maksimal 35,3 kgm di 4700 rpm. Mesin dual VVT-I di Indonesia juga ada pada Toyota Altis 2.0, klaimnya bertenaga namun ekonomis konsumsi bahan bakarnya.

1 comment: